Selamat Datang!

 Sekilas Tentang Rampi

 

Antara Onondowa Leboni
Kondisi jalan antar kampung di kecamatan Rampi

Nama Rampi memang masih asing bagi sebagian besar orang Indonesia, karena lokasinya yang cukup sulit dijangkau 

Kecamatan yang dihuni oleh suku Rampi ini berada pada ketinggian 950 hingga 1450 meter dari permukaan laut (MDPL) dengan luas wilayah sekitar 1.565,66 Km2 (Data dari Biro Pusat Statistik 2016).

Lembah yang terisolasi ini, akhirnya bisa terjangkau dengan ojek unik oleh toRampi alias orang Rampi. Pada umumnya toRampi adalah para penakhluk alam, yang takkan menyerah, menerobos hutan, bebatuan tajam, derasnya sungai dan jurang yang terjal.

Ojek Rampi

 Tidak ada jalur mobil, tetapi ada beberapa mobil  yang beroperasi di desa Onondowa. Mobil ini menjadi alat transportasi khusus untuk mengangkut bahan bangunan lokal. Selain mobil ada juga beberapa mesin perontok padi, mesin penggiling padi dan traktor, yang dibawa masuk ke Rampi dengan menggunakan tenaga manusia.

Pakaian adat Rampi yang dipakai untuk penyambutan tamu dalam formasi Dulua'
Pakaian adat Rampi - dari kulit kayu dan kain.

Orang Rampi sangat ramah dan sopan. Penghormatan kepada mertua dan adat adalah penghormatan tertinggi dan tidak boleh ditawar-tawar.

Keunikan lain yang tak kalah menarik yaitu kemampuan untuk membuat pakaian yang indah dari kulit pohon, yang saat ini masih terlihat sebagai pakaian adat suku Rampi, dan masih banyak lagi hal unik lainnya yang mengajak kita bersyukur atas karya Tuhan yang tercermin di seluruh Lembah Rampi.

Untuk mengenal sejarah dan asal usul Suku Rampi menurut kacamata Orang Rampi, silahkan  klik link ini.

 


Alkitab Bahasa Rampi

 

 


FILM YESUS

 

 

 

 


Lagu Rampi

Lagu-lagu ini adalah lagu Rampi yang cukup terkenal untuk kalangan Rampi.

Para penyanyi adalah orang Rampi yang tinggal di desa Betue,

Sulawesi Tengah.

 

Klik disini untuk melihat videonya.

Klik disini untuk versi MP3.

 

 

 

 

 


 Tata Ibadah